Sabtu, 27 November 2010

HANYA MENYISAKAN HUJAN DAN AIRMATA KERINDUAN DI HALTE INI



hanya menyisakan hujan dan airmata kerinduan di halte ini


saat kulihat ia hanya sekejap...
malam itu...
saat gelap mulai menyelimuti seluruh kerinduanku...
dan hujan manahannya di halte persinggahan...
sayup matanya tak mampu lama kupandang...
karena mataku tercucurkan air hujan...
perih menahan laju deras hujan...
namun...
aku bisa menahan perih mataku...
biar mampu kulihat ia, gadis manis nan mulia...
meski begitu...
rasa hati yang tenggelam dalam kerinduan ini tak mampu kujaga...
jiwanya meraba-raba kasih yang tak mampu kujamah...
melayang-layang diantara dua dunia...
nyata dan impian yang ia rasakan...
sampai kapan ini akan berakhir tak ada yang pasti tahu...
kecuali Ia...
Tuhan Yang Maha Tahu..
sampaikan salamku...
sekejap saja...
aku mulai berlalu pergi meninggalkannya di halte itu..
sedang hujan terus turun membasahi tubuhku..
tak ada yang tahu akan rasaku...
tak ada yang memahami akan kerinduanku...
dia yang kurindukan-pun...
hanya menanti hujan..
aku berlau, namun hatiku terus ada di samping adanya...

sekali lagi ku kembali ke halte itu...
ia telah pergi, berlalu...
hanya menyisakan hujan dan airmata kerinduan di halte ini...

0 komentar:

alipoetry © 2008 Por *Templates para Você*