Jumat, 04 Mei 2012

Riba, dalam Tinjauan Bahasa



Riba, dalam Tinjauan Bahasa

            Dalam bahasa Inggris, kata riba diterjemahkan oleh Abdullah Yusuf Ali dan Muhammad Asad dengan kata usury. Dan jika ditelaah pada kamus bahasa Inggris (Webster’s New World College Dictionary, Aug 2000), maka kata usury diartikan sebagai: 1. the act or practice of lending money at interest, now spec., at a rate of interest that is excessive or unlawfully high (tindakan atau praktek peminjaman uang dengan tingkat suku bunga yang berlebihan dan tidak sesuai dengan hukum), 2. interest at such a high rate (suku bunga dengan rate yang tinggi). Padahal Adam Smith, berdasarkan kondisi perekonomian yang ada pada saat itu mengatakan kegiatan riba aadalah kegiatan yang mengenakan tingkat pembelian lebih dari 5%. Dari hal tersebut, terlihat bahwa dalam bahasa Inggris, terjadi pembedaan antara usuary dan interest, dan secara tegas dinyatakan bahwa riba adalah termasuk di dalam kategori usuary.
Di dalam bahasa Indonesia, pengertian riba adalah pelepas uang, lintah darat, bunga uang dan rente. Sehingga tidak dapat di ambil kesimpulan yang konklusif tentang riba, dan tidak ditemui perbedaan yang tegas antara riba dengan bunga. Sementara itu, dalam bahasa Arab, riba berarti kelebihan. Maka mengingat bahwa dalam praktek bunga terdapat kelebihan, maka bunga, usuary dan interest termasuk ke dalam kategori riba.

Referensi:
            Sunarto Zulkifli, Panduan Praktis Transaksi Perbankan Syariah, cet.I, (Jakarta: Zikrul Hakim, 2003), h.2.  

0 komentar:

alipoetry © 2008 Por *Templates para Você*