Sabtu, 25 Februari 2012

Hukum dan Tata Krama Itu Tak Pernah Libur



Hukum dan Tata Krama Itu Tak Pernah Libur

Hari yang cukup melelahkan, merasa kurang puas dengan pelajaran hari ini, karena tidak banyak pelajaran yang dapat kuambil. Namun ada satu nilai yang cukup luar biasa jika dapat kurenungi dan dapat kujalankan sebagaimana yang kuterima itu. Sebab Tidak hanya siapa yang mengatakan perkataan yang indah itu namun kata-katanya pun teramat luar biasa. Ya siang tadi ketika ada hal yang harus kukerjakan dikampus tepatnya di fakulty of syaria and law. 

Dengan sengaja aku ke fakultas meski dengan pakaian yang cukup rapih namun dengan sengaja pula aku hanya memakai sandal, padahal aku tahu aturan main jika mau ke kampus dan memasuki kawasan "Danger" harus mematuhi auran itu. Dan lebih-lebih Dekan dari fakultas adalah senior dari organisasi kedaerahanku Banten, Aku juga cukup mengenal baik beliau dan pernah saat pertama kali kunjungan ke rumah beliau dalam rangka silaturahmi meski sama dengan hari ketika aku berkunjung ke kampus kali ini, berkunjung ke rumah belia aku hanya memakai pakaian kaus meski bagiku pakaian yang kugunakan juga cukup rapi, namun itulah mungkin sebuah prinsipil dari seorang yang luar biasa akan berbeda dengan seorang lainnya. Kata beliau "Jika kamu mau dihormati oleh orang lain maka kamu pun harus selalu berusaha menghormati orang lain" kata beliau menasihatiku.

Dan intinya adalah ketika aku berkunjung ke rumah Beliau atau siapapun maka aku disarankan memakai pakaian yang rapih, jangan memakai kaus tapi pakailah kemeja. Mungkin bagi sebagian anak muda memang hal yang biasa memakai kemeja tapi bagiku ketika itu menganggap pakaian yang kukenakan pun cukup rapih dan tidak terlihat buruk.

Ada satu hal lagi memang yang membuat beliau sedikit marah ketika aku berkunjung kerumah beliau. Salah satu temanku yang bersama-sama denganku ke rumah beliau memakai celana Levis dan pada bagian lututnya ada robekan "Celana anak muda masa kini". Karena hal itulah mengakibatkan selama hampir dua jam di rumah Profesor aku diceramahin habis-habisan. Tapi aku merasa nyaman kok, karena apa yang dikatakannya itu kata-kata yang benar dan demi kebaikan kami khususnya dan kebaikan anak-anak muda jaman sekarang umumnya sebagai pemimpin hari esok.

Dan satu lagi yang membuat aku tak dapat melupakan Profesor, Ketika aku mau pulang aku deberi salah satu buku ciptaan beliau yang tebalnya kurang lebih 1.000 lembar. dan beliau berharap padaku bisa menggunakan dan memanfaatkan buku itu sebaik mungkin. Ah alangkah bahagianya saat itu.

Dan pada siang tadi, ketika aku ke kampus dengan memakai sandal, kebetulan aku melihat profesor di lobi fakultas, aku mengurungkan niatku masuk fakultas karena aku tahu jika profesor melihatku seperti sekarang ini maka akupun akan diceramahin habis-habisan seperti ketika dirumahnya. Namun aku terlambat menghindar sepertinya Profesor telah terlebih dahulu melihatku. Karena Beliau tahu aku memakai sandal maka dipanggilnya aku menghadapnya. Dengan langkah sedikit gontai dan dada sedikit berdebar aku menghampiri Profesor.

"Hambali kamu kenapa diam disitu???" tanya Beliau
"Ah tidak pak, saya hanya ada sedikit keperluan.." jawabku
"Kamu tahu kan aturan main kalau kamu mau ke fakultaas ini" Tanya beliau lagi
"Ia pak, tapi hari ini kan libur pak..." dengan sedikit tersenyum malu aku berupaya mencairkan kemarahan beliau
"Kamu ini... Kamu  Tahu tidak tentang sebuah Prinsip hukum. Hukum dan Tata Krama itu tidak pernah libur, dimanapun dan kapanpun ia akan selalu ada dan tetap berlaku..." Beliau menjelaskan.
"Nanti lain kali paki sepatunya ya..." tambah Beliau
"Ia pak... saya minta maaf.." jawabku tak punya lagi alasan
"Oh iya pak hambali kemarin ke Pengadilan Agama Cilegon dan bertemu dengan pak Asfari beliau memberikan salam buat bapak... kata beliau kapan bapak bisa mampir ke Citangkil lagi."
"Oh ya terimakasih. Bapak kenal baik dengan belliau nanti lain kali kalau kamu kesana lagi kamu harus banyak minta pelajaran kepada beliau karena beliau orang yang cukup mapan di bidang hukum. Sekarang kamu selesaikan saja urusanmu dan secepatnya lulus ya, jangan ditunda lagi."
"Baik pak" jawabku
Akhirnya Profesor meninggalkanku dengan menyimpan kata-kata yang baik untukku yakni "Hukum dan tata krama itu tak pernah libur!!!"

0 komentar:

alipoetry © 2008 Por *Templates para Você*